Pendampingan Pendaftaran Nomor Izin Berusaha bagi UMKM Desa yang Berpotensi untuk Naik Kelas

No image available for this title
Usaha Mikro yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia harusdilegalkan supaya naik kelas dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi rakyat. Untuk mewujudkannya kepemimpinan pemerintah melalui fungsi pemberdayaan dengan cara mem PIRT kan Usaha Mikro. Sebagai tahap awal Usaha Mikro harus didaftarkan Nomor Induk Berusaha (NIB) nya untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memudahkan transaksi bisnis. Tujuan PkM untuk meningkatkan legalitas Usaha Mikro di desa Rancatungku di sektor kuliner, kelontong, dan jasa melalui pendampingan pendaftaran NIB. Metode pelaksanaan PkM adalah ceramah untuk menyegarkan mitra akan manfaat NIB dalam permodalan, kekuatan hukum, peningkatan produksi dan pemasaran. Sedangkan untuk pendampingan pendaftaran NIB melalui Online Single Submissions (OSS) digunakan metode tanya jawab yang dipandu oleh ketua Pusat Studi HKI UMBandung dan didampingi oleh ketua PkM, mahasiswa serta wakil pemerintah desa melalui kolaborasi yang baik dari pembagian tugas dan penyediaan prasarana pendukung laptop, handpone dan printer. Hasil pendampingan telah berhasil menerbitkan empat sertifikat NIB pelaku Usaha Mikro dibidang kuliner dan kelontong. Dengan dimilikinya sertifikat NIB diharapkan akan memotivasi mereka untuk naik kelas menembus skala yang lebih tinggi di sektor perdagangan dan wirausaha. Kemudahan penerapan OSS dalam melayani perizinan mendorong sektor lain seperti BUMDES dan bisnis mahasiswa didaftarkan NIB.
Ketersediaan
#
Location name is not set Location name is not set
EJ00028
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri

-

No. Panggil

-

Penerbit

Altifani Journal : BANDUNG.,

Deskripsi Fisik

8 Halaman

Bahasa

Indonesia

ISBN/ISSN

E-ISSN : 2775-4308

Klasifikasi

NONE

Informasi Detail
Tipe Isi

-

Tipe Media

-

Tipe Pembawa

-

Edisi

-

Info Detail Spesifik

-

Pernyataan Tanggungjawab
Kompetensi Jurusan

-

Tidak tersedia versi lain

Pencarian Spesifik

Pilih Bahasa